Postingan

Kamu Apa Kabar?

 26 Agustus 2021. Detik ke detik, menit ke menit hingga jam ke jam. Semua berlalu begitu saja tanpa ada kesan maupun pesan. Usia bertambah, namun lingkup pertemanan malah semakin berkurang. Dipaksa menjadi dewasa oleh keadaan sendiri. Mau tidak mau, bisa tidak bisa. Semua harus dilakukan. Menyerah bukan jawaban, berjuang sebuah keharusan. Kehidupan orang dewasa ternyata tidak semudah yang terlihat di film-film. Kerja di perusahaan bergengsi, hidup di apartemen mewah, punya pasangan yang mapan dan tampan, ditambah lagi faktor good-looking menjadi suatu unsur penting. Boro-boro. Apalagi di masa pandemi begini, cari kerja juga susahnya luar biasa.  Dibantai habis-habisan oleh rasa kesepian dan kesendirian. Disiksa tanpa pandang bulu oleh rasa ketakutan. Sebenarnya kuncinya memang cuma satu, bersyukur. Kalau saja bersyukur (apalagi diiringi dengan rasa ikhlas) itu bisa dilakukan dengan mudahnya, hidup akan terasa lebih nikmat untuk dijalani. Tapi apa daya, manusia memang tidak ada...

Alhamdulillah, I've been Graduated!

Hi, Pembaca! Udah lama banget ya ngga ada ngepost. Banyak banget yang harus dikerjain soalnya. Sampai akhirnya sudah menyandang gelar sarjana nih HAHAHA. Saya ingin bercerita tentang bagaimana proses menyelesaikan skripsi hingga hari Selasa tanggal 10 November 2020 kemarin, saya dan teman-teman lain telah resmi diwisuda.  Semua berawal dari bulan Oktober 2019, pembagian komisi pembimbing untuk mahasiswa angkatan saya yang telah memenuhi syarat. Saya coba cek nama saya di surat edaran. Lembar pertama belum ada, lembar kedua juga belum. Sampai di lembar akhir, yup. Saya menemukan nama saya disandingkan dengan satu dosen senior yang benar-benar orang lapangan dan satu dosen junior yang hanya pernah masuk sekali di kelas saya.  Sebelumnya, saya punya gambaran penelitian yang notabene menggunakan data sekunder, mengenai analisis forecasting ekspor CPO beberapa tahun ke depan dikarenakan beberapa bulan ke belakang CPO Indonesia mengalami penururan ekspor yang cukup signifikan. Namun...

Beginikah Kuliah Itu?

Assalamualaikum semuaaaa. Yay, btw udah lama ya ga ngeshare sesuatu di blog ini. You know lah, di samping banyaknya kesibukan saya *wkwk*, toh I know banyak yang udah berpaling dari blogspot ke media sosial yang lain, kecuali kalau lagi butuh bahan buat nyaiapin tugas sekolah ataupun kuliah. Hehe. Jadi, ditulisan saya kali ini, saya ingin sedikit ngeshare opini saya sebagai seorang mahasiswa semester 4 tentang bagaimana dunia perkuliahan yang udah saya alamin. Terutama dari sistem yang diterapin di kampus saya. Hem. Langsung aja. Perkenalkan, saya Annisa, kembaran Raline Shah yang terselubung *halah*, yang sering dipanggil Ichak. Saya kuliah di universitas PALING ternama di Sumatera Utara. Minat bidang saya itu identik dengan duit-duitan dalam dunia percangkol-cangkolan *lah gimana coba* *tebak aja sendiri ya haha* Sering disebut artis pertanian kalau di fakultas, karena dibanding yang lain, jurusan saya adalah jurusan yang paling banyak cewe cantik inceran senior dengan followers samp...

Thank you, My 2015

Hai hai hai! Yup ngga kerasa udah mau lanjut buka episode baru aja ya, 2016.  Banyak banyak banget pelajaran yang aku terima di tahun ini. Banyak yang udah kecapai dan banyak juga yang ga berjalan sesuai rencana. But that's okay, namanya juga hidup. Kadang di bawah kadang di gidaw. Hal yang paling berkesan yang aku dapetin di tahun ini adalah: "engga harus jadi sosok yang sempurna agar kamu punya kisah yang sempurna pula." Pemeran utama ga harus punya cerita yang sempurna kok. Iya. Hehe. Di tahun ini aku udah resmi jadi penduduk Indonesia alias udah 17 tahun. Kemudian juga, di tahun ini aku udah dibentuk jadi pribadi yang lebih dewasa, lebih bijak dan lebih bisa ngontrol emosi dan nyari solusi dari sebuah masalah. Udah gitu, tahun 2015 ini emang sih aku juga sering sebel dan kesel sama temen-temen yang sering ngebully aku habis-habisan tapi cuma aku senyumin doang dan aku anggap masa bodo, tapi itu kaya jadi cambuk buat ku untuk nunjukin sesuatu sama mereka.  Oya, sekeda...

How is My Sanlat?

Assalamualaikum semuaaaaa... Yeay akhirnya ada waktu untuk ngepos dan bagi-bagi pengalaman ane yang tidak seberapa ini.  Nah untuk kali ini, ane bakalan sharing tentang ane yang menjadi partisipan pesantren kilat ramadhan selama tiga tahun berturut-turut. Penasarankah? Engga ya? Yaudah din gajadi. Wkwk canda.   Oke, mari kita mulai! TAHUN PERTAMA.  Baiklah, di tahun pertama ane diposisikan sebagai peserta dikarenakan pada saat itu, ane mah masih siswa kelas satu alias junior paling bontot yang saat itu baru kena mos empat hari pas bulan puasa seminggu sebelum acara sanlat nya berlangsung. Dalem ati mikir sih, ya ampun kok kakak-kakak ini sanggup banget nyanlatin kami lagi padahal kami nya aja kemarin baru selesai mos. Awalnya sih mikir nya gitu ya, tapi lama kelamaan ane udah nemu jawabnya kenapa kami semua pada digituin. Ya itu yang pertama, bikin kami jauh lebih mandiri, yaitu kami dapat nyelesain sesuatu tanpa ada batuan dari orang tua, alias cuma ada diri sendir...

Being the +++ student?

Hello there! Mumpung saya punya waktu buat sharing pengalaman saya nih. Hehe... Jadi topik kita kali ini berada dalam lingkup pendidikan. Nah jadi gini. Mungkin banyak yang berfikir gimana sih ya jadi murid unggulan yang ada di sekolah unggulan? Have you ever noticed this situation? I'm gonna answer all of your questions. Saya (sama sekali bukan mau membanggakan diri) adalah salah seorang pelajar yang duduk di kelas unggulan di salah satu sekolah unggulan di Indonesia. Kalau dipikir-pikir siapa sih yang engga mau duduk di kelas plus? Saya jujur saat duduk di kelas 1 SMA juga mikir nya "Pokoknya nanti kalau udah kelas dua gue harus duduk di IPA-1! apapun yang terjadi setidaknya gue harus duduk di kelas itu juga!" Dan setelah beberapa bulan kemudian, kebukti keinginan saya terwujud. Saya adalah salah satu bagian dari XI-IPA-1. Saat mendengar nama saya terdaftar di kelas ini, saya sangaaaaaaat senang. Pikiran saya udah mulai bercabang. "Ayah sama Ibu harus tau s...

Life Lessons~

Gambar
Yep.  Welcome back! It's me here. Maaf udah lama ngga ngepost, soalnya banyak musuh yang harus diberantas *berubah jadi power ranger* Sekarang, gue ngangkat topik simpel. Tentang gue, lo, dia, mereka, kami, dan siapapun. Ya; hidup. Pertama kita beranjak dari diri kita sendiri. First of all, gue pengen nanya pertanyaan kelat kaya tape gagal fermentasi; " have you known who really you were ?" Gue inget kapan pertama kali gue ngedengerin pertanyaan ini. Pas kelas dua SMP pada saat amanah dari pembina upacara. Yep. Mungkin untuk yang masih dikategorikan remaja belom bisa ngejawab pertanyaan sederhana tadi? Kenapa? Ya karena Spongebob masih jomblo dan belum menemukan dambaan hatinya. Noooooooo! Enggak. Maksud gue ya karena keadaan jiwa remaja masih belum stabil alias LABIL. Hayooo buat yang ngerasa masih labil angkat upilnyaaaa, eh tangan maksudnya. Iya. Berdasarkan dari pribadi gue sendiri sih ya, masa remaja itu beneran masa yang paling sulit. Suliiiiit banget. Alasan? P...